Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Masyarakat Mikrohidro

Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Masyarakat Mikrohidro

Kendari, 27 Maret 2019. Direktorat PJLHK Kementerian lingkungan Hidup dan Kehutanan bekerjasama dengan Balai KSDA Sulawesi Tenggara (BKSDA Sultra) melakukan kegiatan Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Masyarakat Mikrohidro dari tanggal 24 – 27 Maret 2019 di Swiss Bell Hotel Kendari dan Suaka Marga Satwa Tanjung Peropa. Kegiatan diikuti Masyarakat yang telah dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) yakni KTH Desa Sumber Sari, KTH Desa Wowonga Jaya dan BKSDA Sultra berjumlah 25 Orang. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat tentang managementorganisasi dan kelembagaan khususnya kelembagaan mikrohidro. Pelaksanaan kegiatan ini terbagi menjadi dua yaitu pendidikan kelas (Swiss Bell Hotel Kendari) dan praktek lapangan di Suaka Marga Satwa Tanjung Peropa (Desa Sumber Sari).

Kegiatan di buka oleh Kasubdit PJL Air (Bpk. Dr. Ir. Widada, MM) yang menyampaikan bahwa Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan berkontribusi dalam mendukung program ketahanan energi untuk kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mendukung program ini yaitu dengan pembangunan PLTMH dan saat ini PLTMH yang telah dibangun yaitu di Sulawesi Tenggara. Oleh karena itu, kami dari Direktorat PJLHK melakukan kegiatan peningkatan kapasitas Kelembagaan Masyarakat Mikrohidro sehingga kelembagaan masyarakat mikrohidro menjadi lebih baik dan dapat sustainable (berkelanjutan).

Sementara itu, Kepala Balai KSDA Sulawesi Tenggara dalam sambutannya menyampaikan bahwa beberapa kawasan konservasi di Sulawesi Tenggara memiliki potensi  yang optimal dalam hal pemanfaatan energi air untuk dikembangkan sebagai mikrohidro.  Saat ini BKSDA Sulawesi Tenggara telah membangun 3 (unit) mikrohidro yang tersebar di Desa Sumber sari dan Desa Wowonga Jaya. Anggaran yang digunakan dalam pembangunan PLTMH ini cukup besar sehingga dengan adanya kegiatan Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Masyarakat Mikrohidro ini kami harapkan agar bantuan PLTMH ini berkelanjutan sehingga ekonomi masyarakat dapat meningkat dan masyarakat ikut berpartisipasi dalam perlindungan dan pengamanan kawasan konservasi.  

Direktorat PJLHK, BKSDA Sultra, BP2LHK Makassar dan WWF menjadi narasumber kegiatan dengan materi yang disampaikan yaitu Kebijakan Pengelolaan Jasa Lingkungan air dikawasan konservasi dengan narasumber Pengelolaan Kawasan Konservasi Untuk Mendukung Keberlanjutan Mikrohidro, Fasilitasi Penyusunan Rencana Aksi Konservasi Kelompok Masyarakat, Pengenalan Sistem Mikrohidro dan Pemeliharaannya, Mikrohidro Untuk Ekonomi Produktif, Struktur Organisasi dan Manajemen Administrasi Pengelolan Mikrohidro, Praktek Operasional dan Pemeliharaan Sistem Mikrohidro dan Praktek Fasilitasi Penyusunan SOP Untuk Operasional dan Pemeliharaan Mikrohidro.

Sumber : Balai KSDA Sulawesi Tenggara

Informasi lainnya klik disini

Share this post

Post Comment